Selasa, 29 Oktober 2019

Struktur Gramatikal Bahasa Indonesia


Struktur Gramatikal Bahasa Indonesia
  1. Fonem adalah satuan bunyi terkecil yang mampu menunjukkan kontras makna. Misalnya  /h/ adalah fonem karena membedakan makna kata harus dan arus, /b/ dan /p/ adalah dua fonem yang berbeda karena bara dan para beda maknanya
  2. Suku kata struktur yang terjadi dari satu atau urutan fonem yang merupakan konstituen (unsur bahasa yang merupakan bagian dari satuan yang lebih besar) kata. Misalnya pada kata kemarin terdapat tiga suku kata yaitu ke-ma-rin.
  3. Morfem adalah satuan bentuk bahasa terkecil yang mempunyai makna secara relatif stabil dan tidak dapat dibagi atas bagian bermakna yang lebih kecil misalnya ber (morfem terikat) baca (morfem bebas)
  4. Kata adalah (a) morfem atau kombinasi morfem yang oleh bahasawan dianggap sebagai satuan terkecil yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas (b) satuan bahasa yang dapat berdiri sendiri, terjadi dari morfem tunggal (misalnya batu, rumah, datang) atau gabungan morfem (misalnya  pejuang, pancasila, mahakuasa)
  5. Frasa adalah satuan gamatikal yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas dan fungsinya (sebagai SPOK ket. Pel.) misalnya siswa baru, sedang belajar
  6. Klausa adalah satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat dan berpotensi menjadi kalimat. Misalnya Andi membaca buku disaat Adik sedang tidur
  7. Kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Misalnya Andi membaca buku di perpustakaan.
  8. Paragraf adalah bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru)
  9. Wacana adalah satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh, seperti novel, buku, artikel, pidato, atau khotbah dll.

Pengembangan Paragraf


Pengembangan Paragraf

A.    Pola pengembangan paragraf
Pola pengembangan paragar dibagi menjadi beberapa bagian antara lain adalah ;
1.    Pola pengembangan paragaf deduktif

Paragraf deduktif adalah  paragraf yang diawali dengan hal-hal yang bersifat umum dan diperjelas dengan hal-hal yang bersifat  khusus. Pada paragraf deduktif kalimat utamanya berada di awal paragraf

2.    Pola Pengembangan Paragaf Induktif,
Paragraf induksi adalah paragraf yang dikembangkan mulai dengan hal-hal yang khusus  ke hal-hal yang umum. Paragraf induktif kalimat utamanya berada di akhir paragraf. Pola pengembangan paragraf induktif dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :
      a.    Generalisasi, Paragaraf yang dikembangkan dengan pola hubungan dari khusus ke umum
contoh:
Gelombang cinta merupakan salah satu jenis anthurium yang mempunyai harga mahal. Jenmani juga merupakan anthurium yang banyak dicari karena harganya yang fantastis. Selain karena harganya, jenmani dicari penggemar tanaman hiasa karena keindahan daunnya. Tidak hanya jenmani dan gelombang cinta yang dicari penggemar tanaman hias, namun semua jenis anthurium  ikut diburu penggemar tanaman hias karena memiliki harga yang tinggi

      b.    Analogi, Paragraf yang dikembangkan dengan membandigkan dua atau lebih benda yang dianggap memiliki kesamaan kemudian menarik kesimpulan.
Contoh:
Gelombang cinta dapat dilihat dari gelombang daunnya. Indahnya gelombang cinta sama seperti gelombang air. Semakin banyak gelombang yang dihasilkan daunnya, semakin indah pula gelombang cinta. Begitu juga dengan gelombang air, semakin bergelombang air semakin indah untuk dinikmati. Dengan demikian, indahnya gelombang cinta dan air terletak pada gelombang yang dihasilkan

      c.    Sebab-akibat, Paragraf yang dikembangkan berdasarkan huubungan sebab akibat. Dalam paragraph ini akibat bertindak sebagai gagasan pokok atau kesimpulan yang bersifat umum. Sebaliknya sebab bertindak sebagai gagasan penjelas atau perincian yang bersifat khusus.
Contoh :
Gelombang cinta memiliki daun yang bergelombang, harga gelombang cinta juga tinggi. Tidak hanya itu, kepopuleran gelombang cinta membuat orang ingin memilikinya. Tidak heran banyak orang ingin membudidayakan gelombang cinta.

      d.    Akibat-sebab, Paragraf yang dikembangkan berdasarkan hubungan akibat sebab. Dalam paragrap ini sebab bertindak sebgai gagasasn pokok tau kesimpulan yang bersifat umum. Sebaliknya akibat bertindak sebagai gagasan penjelas atau perincian yang bersifat khusus.
Contoh :
Para pembeli gelombang cinta terpaksa berdesak-desakan di luar took. Mereka juga berdesak-desakan di dalam took. Mereka ada yang duduk, ada yang berdiri, ada pula yang antre. Bahkan, ada yang duduk beralaskan Koran. Mereka rela mengantre karena harga gelombang cinta di took itu sangat murah

3.    Pola Pengembangan Paragraf Campuran,
Paragraf campuran adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal dan di akhir paragraf. Dalam paragraf ini terdapat dua kalimat utama. Dalam hal ini kalimat terakhir umumnya mengulangi gagasan yang dinyatakan kalimat pertama dengan sedikit penekanan dan variasi

4.    Pola pengembangan paragraf Naratif
Paragraf naratif adalah paragraf yang kalimat utamanya tersebar di seluruh bagian paragraf.

5.    Pola pengembangan paragraf ineratif
Paragraf ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di tengah-tengah bagian paragraf (di antara awal dan akhir paragraf)
Contoh :Seminggu menjelang hari raya Idhul Fitri, kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Mulai dari harga makanan pokok hingga sandang. Masyarakat khawatir jika tidak mempersiapkan kebutuhan hari raya dari sekarang, stok kebutuhan menjelang hari raya semakin sedikit. Seriring meningkatnya kebutuhan orang banyak, rupanya kekhawatiran masyarakat tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang untuk meningkatkan harga kebutuhan pokok. Karena perbuatan pedagang yang seperti ini, terpaksa masyarakat harus membeli dengan harga tinggi.

Minggu, 20 Oktober 2019

soal TBSM


1.Sistem suspensi terdiri dari komponen berikut ini, kecuali……..
a.    Shock absorber
b.      Suspension arm
c.     Coil spring
d.    Valve suspension
e.     Pegas daun


2. Torsion Bar Spring pada sistem suspensi berfungsi sebagai berikut………….
A  Menahan gaya tekan.
b. Menahan gaya punter
c.  Sumbu putar pada saat kendaraan membelok.
d. Sumbu putar pada saat kendaraan lurus
e.  Menyerap getaran agar tidak diteruskan ke bodi


3. Nama bagian-bagaian dari sistim pemindah tenaga sebagai berikut, Kecuali
a.    Kopling
b.    Transmisi
c.    Poros Penggerak
d.    Penggerak Aksel
e.    fly well


4. Fungsi kopling adalah
a.    Menghubung dan memutus putaran / tenaga motor ke transmisi
b.     Mengatur perbandingan putaran motor dengan poros
c.     Meneruskan putaran / tenaga dari transmisi
d.    Mengatur perbandingan putaran motor dengan poros penggerak aksel sehingga  menghasilkan momen puntir yang diinginkan
e.     Meneruskan putaran / tenaga dari transmisi ke penggerak aksel dengan sudut yang bervariasi


5. Semua ini adalah penyebab kemudi mobil terasa berat, kecuali..
a.    Tekanan ban tidak betul
b.     Joint system kemudi aus
c.     Caster berlebihan.
d.    Camber positip
e.     Camber negatif


6. Energi-Absorbing Steering Coulumn dikelompokkan dalam beberapa type, kecuali…
a. Bending bracket type.
b. Ball type.
c. Steering main shaft
d. Sealed – in pulverised silicon – rubber type.
e. Tipe bola


7.Dibawah ini adalah jenis pemindah gigi, kecuali
a.      Pemindah gigi langsung
b.      Pemindah gigi pada kolom kemudi
c.       Pemindah gigi kendaraan penggerak depan dengan Transmisi melintang
d.      Pemindah gigi tongkat.
e.       Pemindah gigi tak langsung


8.  Fungsi transmisi sebagai berikut, kecuali :
a.  Memungkinkan kendaraan berjalan perlahan-lahan pada gigi 4.
b.    Merubah dan mengatur moment putar dan putaran pada roda penggerak sesuai dengan kebutuhan (posisi 1, 2, 3 ……..n)
c.    Memungkinkan kendaraan berhenti meskipun dalam keadaan mesin hidup (posisi netral)
d.    Memungkinkan kendaraan berjalan mundur (posisi R . mundur)
e.    Pengemudi bisa mengatur kecepatan kendaraan sesuai yang diinginkan


9.Dibawah ini adalah komponen-komponen differential, kecuali…….
a.    Ring gear.
b.     Side gear
c.    Counter gear.
d.    Differential pinion shaft
e.     Pinion gear


10. Apabila diferential case menggerakkan piringan gear dan piringan gear memutar side gear  kanan mengitari side gear kiri, maka kendaraan akan……
a. jalan lurus.
b. Belok kiri
c. Belok kanan
d. Jawaban benar semua
e. jawaban salah semua


11. Rem merupakan bagian kendaraan yang sangat penting dalam mendukung aspek keamanan berkendaraan, maka rem harus spt dibawah ini, kecuali :
Dapat menghentikan kendaraan secepat mungkin
Dapat melaksanakan pengereman sesuai kehendak sopir
Rem Harus pakem
Dapat melaksanakan pengereman sesuai kehendak penumpang
penyetelan harus tepat


12. Fungsi rem tangan adalah seperti dibawah ini, kecuali :
Untuk memacetkan putaran roda ( misal pada saat parkir )
Berfungsi juga sebagai rem cadangan ( misal dalam perjalanan rem kaki tidak   berfungsi )
Menahan kendaraan pada saat berhenti di tanjakan.
Menahan kendaraan pada saat berhenti di jalan menurun.
Bisa juga difungsikan sebagai rem utama( misal dalam perjalanan rem kaki berfungsi)


13. Fungsi penyetelan roda dengan camber positip adalah sebagai berikut, kecuali……
Mengurangi beban vertical
Mencegah roda selip
Memperkecil caster
Mencegah camber menjadi negatif karena beban
Mencegah roller


14. Kemiringan steering axis kedepan dan kebelakang di ukur dalam derajat dari steering axis dan garis tegak lurus bila dilihat dari samping adalah difinisi dari……
Camber
Camber Caster
Steering axis inclination
Caster
 king pin inclination


15. Sebutkan nama komponen berikut

Flens roda.2.Penahan bantalan. 3.Poros aksel. 4.Aksel. 5.Roda gigi matahari
Flens roda.2.Penahan bantalan. 3.Poros aksel. 4.Roda gigi matahari 5.Aksel .
Penahan bantalan. 2.Poros aksel. 3.Roda gigi matahari  4.Aksel  5.Flens roda
Flens roda.2.Penahan bantalan.3.Roda gigi matahari 4.Flens roda  5..Aksel
Flens roda.2.Penahan bantalan . 3.Roda gigi matahari.4.Poros aksel. 5.Aksel


16. Fungsi dari sambungan salib/ cross joint! adalah
Untuk meneruskan putaran dengan sudut yang bervariasi pada batas-batas  tertentu.
Untuk meneruskan putaran dengan sudut yang terbatas pada batas-batas bervariasi
Untuk meneruskan sudut dengan putaran yang bervariasi pada batas-batas tertentu.
 Untuk meneruskan sudut dengan putaran yang tertentu pada batas-batas bervariasi.
Untuk meneruskan putaran dengan sudut yang bervariasi pada batas-batas  tak terhingga


17. Pada saat mesin sudah mencapai temperature kerja, aliran air pendingin melalui
Radiator, water jaket, water pump dan thermostat
Radiator, water jaket, water pump dan thermostat
water pump, water jaket, Radiator dan thermostat
water pump, water jaket, thermostat dan Radiator
water pump, thermostat, Radiator dan water jaket,


18. Pada saat mesin belum mencapai temperature kerja, aliran air pendingin melaluai :
Watter pump, by pass, water jaket
Watter pump, water jaket,  by pass
by pass, water jaket, water pump
Watter pump, water jaket, thermostat, radiator
Thermostat, radiator Watter pump, water jaket


19. Sil 1 top kompresi pada kijang seri 3 K katup-katup yang di setel adalah:
  a.   Sil 1 : ex, in, sil 2, ex & sil 4 : in
  b.  Sil 1 : ex, in, sil 2, in & sil 3 : in
  c.   Sil 1 : ex, in, sil 2, in & sil 3 : ex
  d.  Sil 1 : ex, in, sil 2, ex & sil 3 : ex
  e.   Sil 1 : ex, in, sil 2, ex & sil 3 : in


20. Letak terjadinya kebocoran kompresi, bila hasil pengukuran  sebelum dan sesudah di beri oil tetap sama:
  a.   Cicin torak
  b.  Katup dan dudukan katup
  c.   Torak / piston
  d.  Perpak / perapat
  e.   Keausan silinder


21.  Besarnya deflasi tali kipas adalah……..
a.       5 – 7 mm
b.      6 – 8 mm
c.       7 – 11mm
d.      8 – 12 mm
e.       10-14 mm


22. Bagian dari system bahan baker diesel yang digunakan untuk menghilangkan udara palsu yang masuk pada sirkuit aliran   bahan baker diesel adalah………..
  a.   Injection pump
  b.  Feed pump
  c.   Fuel delivery line
  d.  Fuel return line
  e.   Priming pump


23. Pernyataan-pernyataan dibawah ini benar untuk system bahan baker diesel yang mengunakan pompa injeksi in-line, kecuali :
  a.   Saat plunyer menuju sisi bawah pompa injeksi,bahan baker masuk kedalam silinder pompa
  b.  Saat plunyer menuju sisi atas pompa injeksi, delivery valve tertutup
  c.   Feed pompa menghusap bahan bakar dari fuel tank
  d.  Feed pompa menekan bahan bakar menuju water sedimenter dan filter
  e.   Injection nozzle mengabutkan bahan baker kedalam ruang bakar


24. Alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis air adalah?
a.Barometer
b.Manometer
c.Micro meter
d.Multi meter
e.Hydro meter


25. Berat jenis elektrolit air Accu pada suhu 25 derajat Celsius adalah?
a.1,10
b.1,27
c.1,50
d.2,27
e.2.30


26. Pada sistim kelistrikan body pada umumnya arus dari accu ke beban  melewati:
a.Fusible Link , Fuse , Switch , Beban
b.Switch , Fuse , Fusible Link , Beban
c.Fuse , Fusible Link , Switch , Beban
d.Switch ,Fuseble Link , Fuse , Beban
e.Beban , Switch , Fusble Link , Fuse


27. Fungsi Fuse pada kelistrikan adalah untuk :
a.Sebagai  isolator listrik
b.Sebagai pemutus hubungan
c.Sebagai  penghubung dan pemutus hubungan
d.Sebagai fariasi kelistrikan
e.Sebagai pengaman kalau terjadi arus pendek


28. Kerja sistem pengapian saat platina menutup arus bertegangan rendah akan    mengalir dari baterai…..
a.    kunci kontak – primer koil –kondensor – platina – massa
b.     kunci kontak – sekunder koil – platina – massa
c.    kunci kontak – primer koil – kondensor- platina – massa
d.    kunci kontak – primer koil – sekunder koil – platina – massa
e.     kunci kontak – primer koil – platina – massa


29. Jika celah kontak pemutus terlalu kecil , akibatnya .kecuali.
         a.     sudut dweel terlalu besar.
        b.     Koil panas.
         c.     Arus primer mangalir terlalu lama.
        d.     Ignition timming menjadi maju.
         e.     Tegangan busi besar.


30. Komponen komponen dibawah ini merupakan komponen motor staster, kecuali
a.Stater Clutch
b.Field Coil
c.Armatur
d.Yoke
e.Fuel Rack


31. Batas Torque motor stater untuk mesin 4 silinder dengan 1500 – 2000 CC  maksimal berkisar ± 0,8 – 1,0 kg.m, apabila diketahui jumlah gigi statater pinion 9, jumlah gigi ring gear 115dengan torgue poros enggkol 6 kg.m, berapa torque untuk motor stater?
a. 0,60 kg.m
b. 0,55 kg.m
c. 0,50 kg.m
d. 0,47 kg.m
e. 0,45 kg.m


32. Jika kumparan voltage regulator putus yang terjadi adalah…….
a.       Tidak ada pengisian
b.      Pengisian berlebihan.
c.       Pengisian normal.
d.      Pegisian rendah
e.       Lampu tanda mati


33. Overcharge pada system pengisian konvensional dapat disebabkan oleh ….
a.       Resistor putus
b.      Voltage relay putus
c.       Lampu pengisian putus
d.      Tidak ada arus pada terminal N
e.       Voltage reglator putus


34. Cara mengetahui besarnya tahanan kumparan rotor pada alternator adalah menggunakan alat Ohmmeter dengan menghubungkan antara…..
a.      terminal N dan F
b.      terminal E dan  B
c.       terminal B dan F
d.      terminal F dan N
e.       terminal E dan F


35. .  zat pendingin akan mengambil panas dan berubah bentuk menjadi gas. Proses ini terjadi di………….
a.       Condensor
b.      Receiver
c.       Dryer
d.      Evaporator
e.       Expansion Valve


36. saat mengalir dari kompresor, zat pendingin kondisi…..
a.         dingin dan berbentuk cair
b.        bertekanan tinggi dan berbentuk gas
c.         dingin dan berbentuk gas
d.        bertekanan tinggi dan bebentuk cair.
e.         Panas dan berbentuk cair


37. Gambar dibawah ini merupakan komponen-komponen karburator dari system……
a.      kecepatan tinggi primer
b.      tenaga
c.      kecepatan
d.      percepatan
e.      kecepatan tinggi sekunder


38. Alat yang digunakan untuk memeriksa kerja solenoid karburator adalah…..
a.      Batere
b.      Voltmeter
c.       Obeng
d.      Ohmmeter
e.       ampermeter


39. Gambar dibawah ini Electronic Petrol Injection atau EFI type
a.       L. Jetronic
b.     D. Jetronic
c.      F. Jetronic
d.      H. Jetronic
e.     E. jetronic


40. Pressure regulator di sistem EFI merupakakan komponen dari sistem
a.   ICU
b.   induksi udara
c.    kontrol elektronik
d.   sensor
e.   bahan bakar